python - fungsi

Python (Part 8) – Fungsi

Diposting pada 311 views

Ketika kode program Python yang telah kita buat menjadi semakin kompleks maka seringkali kita kewalahan dalam mengelola kode kita sendiri. Bahkan terkadang kita menuliskan kode yang sama berulang kali sehingga tidak efektif dan efisien. Untuk itulah kita membutuhkan Function atau Fungsi.

Baca juga: Python (Part 7) – Perulangan

Pengertian Fungsi

Menurut artikel dari Wikipedia, Fungsi (ilmu komputer) atau sub rutin merupakan bagian dari sebuah kode pemrograman di dalam program yang lebih besar, dan menjalankan tugas tertentu.

Fungsi merupakan blok kode yang hanya akan berjalan saat ada pemanggilan saja. Blok kode ini dapat memproses data atau parameter. Fungsi juga dapat mengembalikan nilai. Dengan adanya fungsi, kita dapat menggunakan kembali sebuah blok kode dengan mudah tanpa menuliskannya berulang kali (reusable).

Fungsi Bawaan Python (Built-in Function)

Sebenarnya kita telah menggunakan fungsi sejak tulisan pertama – Python (Part 1) – Mari Berkenalan!. Di tulisan tersebut kita menggunakan fungsi print() yang bawaan sudah tersedia (built-in function) sehingga kita hanya tinggal menggunakannya saja. Pada Python, fungsi tersebut berguna untuk menampilkan pesan ke layar.

Selain fungsi print(), masih ada banyak built-in function pada Python. Tabel berikut menunjukkan fungsi-fungsi bawaan Python yang selalu tersedia. Kita bisa melihat daftar lengkap beserta kegunaannya di halaman Built-in Function – Python 3

tabel fungsi bawaan python

Mendefinisikan Fungsi Pada Python

Built-in function memiliki kegunaannya sendiri secara terbatas. Misalnya fungsi print() yang hanya untuk menampilkan teks ke layar. Lalu bagaimana jika kita ingin membuat fungsi sendiri, misalnya untuk menghitung potongan harga atau sekadar menampilkan teks guna menyapa pengunjung toko? Tentu saja, kita bisa membuatnya sesuai kebutuhan kita.

Fungsi didefinisikan menggunakan keyword def namaFungsi(parameter). Saat mendefinisikan fungsi, kita dapat menentukan parameter atau data. Fungsi akan memproses parameter tersebut. Sebagai contoh, mari kita buat fungsi sederhana untuk menyapa orang.

# Mendefinisikan fungsi sayHello dengan parameter name
def sayHello(name):
    print("Hello, "+name)

# Memanggil fungsi sayHello
sayHello("SegalaHal")

Ketika kita menjalankan kode tersebut maka hasilnya seperti berikut ini.

fungsi sayHello menampilkan Hello, SegalaHal

Bagaimana jika kita memanggil fungsi sayHello() tanpa mengirimkan parameter name? Coba kita hapus parameter “SegalaHal”, simpan lalu jalankan kembali. Hasilnya akan muncul error seperti berikut ini.

tampilan error saat tidak mengirimkan parameter

Pesan error tersebut memberitahu kita bahwa fungsi sayHello() membutuhkan sebuah parameter name agar dapat berjalan dengan baik. Karena tidak ada parameter, maka fungsi tidak dapat memproses data sehingga muncullah error.

Namun, kita bisa memberikan nilai awal atau default value pada parameter. Dengan menggunakan nilai ini maka fungsi tetap dapat berjalan dengan baik walaupun tidak menerima parameter. Nilai awal hanya akan bekerja jika tidak ada parameter yang diberikan saat pemanggilan fungsi. Mari kita perbaiki fungsi sebelumnya dengan menambahkan default value pada parameter name dengan nilai “World” seperti berikut ini.

# Mendefinisikan fungsi sayHello dengan parameter name
# name memiliki default value "World"
def sayHello(name="World"):
    print("Hello, " + name)

# Memanggil fungsi sayHello
sayHello()  # tanpa parameter
sayHello("SegalaHal")  # dengan parameter
memanggil fungsi sayHello dengan dan tanpa parameter

Sebuah fungsi tidak harus memiliki parameter. Kita juga bisa membuat fungsi tanpa parameter seperti ini.

def tembakMusuh():
    print("Dor!!")

tembakMusuh()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *